Contact

Saturday, March 20, 2010

Menanti di alam Barzakh

















heningnya malam mengingatkanku kembali....,
bait-bait lirik yang mungkin sudah terpahat dihati..,
satu persatu ia tersusun diingatanku..,
bermula..,

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap, 
Ku Meminta Dihidupkan Semula, 
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata, 

Perjalanan Rohku, 
Melengkapi Sebuah Kembara,
Singgah Di Rahim Bonda, 
Sebelum Menjejak Ke Dunia,
Menanti Di Barzakh, 
Sebelum Berangkat Ke Mahsyar,
Diperhitung Amalan, 
Penentu Syurga Atau Sebaliknya,

Tanah Yang Basah Berwarna Merah, 
Semerah Mawar Dan Jugak Rindu,
7 Langkah Pun Baru Berlalu,
Susai Talkin Penanda Syahdu,
Tenang Dan Damai Di Pusaraku,
Nisan Batu Menjadi Tugu,
Namun Tak Siapa Pun Tahu Resah Penantianku,

Terbangkitnya Aku Dari Sebuah Kematian,
Seakan Ku Dengari,
Tangis Mereka Yang Ku Tinggalkan,
Kehidupan Disini Bukan Suatu Khayalan ,
Tetapi Ia Sebenar Kejadian ,

memang benar ...sungguh aku tertusuk sekali lagi..
bagai sesuatu yang tajam disentap keluar dari dadaku..
sesekali tanpaku sedar..airmata jatuh dengan sendiri..
kenapa??mengapa??bagaimana??
maka segala persoalan terus menerpa!
walau sebenarnya sudahku ketahui akan jawapan,

melayang difikiran..
kata-kata ustaz yang tidak mengenal lelah untuk mengingat..
soul ! 
ya!!
dia sering mengingatkan akan perjanjian kami ketika masih bergelar roh
roh@jiwa tidak dapat mengelak akan kebenaran..
walau sejauh langit kamu berlari..
hatimu pasti masih mengingat akannya..
maka terbukti lagi ketenangan datang pada hakikat IMAN..

renunganku terus beralun bagai ombak yang tiada penghujung...
terus menerus ia disambungkan..,

Kembali Oh Kembli,
Kembalilah Kedalam Diri,
Sendirian Sendiri,
Sendiri Bertemankan Sepi,
Hanya Kain Putih Yang Membaluti Tubuhku,
Terbujur Dan Kaku,
Jasad Terbujur Didalam Keranda Kayu,

Ajal Yang Datang Dibuka Pintu ,
Tiada Siapa Yang Memberi Tahu,
Tiada Siapa Pun Dapat Hindari,
Tiada Siapa Yang Terkecuali,
Lemah Jemari Nafas Terhenti,
Tidak Tergambar Sakitnya Mati,
Cukup sekali Jasadku Untukku Mengulangi,

Jantung Berdenyut Kencang,
Menantikan Malaikat Datang,
Mengigil Ketakutan Gelap Pekat Dipandangan,
Selama Ini Diceritakan 
Kini Aku Merasakan 
Dialam Barzakh Jasad Dikebumikan 

Ku Merintih, Aku Menangis,
Ku Meratap, Aku Mengharap, 
Ku Meminta Dihidupkan Semula, 
Agar Dapat Kembali Ke Dunia Nyata,

ingatku..,
akhir nanti pasti aku begini,
bertambah gelisah hati ini,
keluh kesah tidak dapat lagi ku elakkan/tutupi,
jantung berdebar bagai terdengar panahan guruh petir,

lantas,
pantas ku hentikan pemikiran ini,
sepantas kilat aku membersihkan tubuh seorang hamba yang memang selalu kotor ini..,
lalu langsung mengadap kiblat seorang hamba akan tuannya..,
dengan satu tujuan bermohon keampunan.....,

Maka ingin kuperdengarkan kepada sekalian teman apa yang telah ku ingatkan...sebuah lagu dari kumpulan nasyid Far East...selamat mendengar&menghayati wahai sekalian teman...dengarlah ia melalui hatimu..

2 comments:

Azrai Ahmad Zamri said...

salam ziarah..
hmM..lagu yG menggetarkan jiwa..
teringat 1st time dengar dl, mmG sebak menerkam di dada...

AiNuL said...

Alhamdulillah kini dpT dikongsi bersama..lagu bkan sekadar lagu,tapi untuk dihayati maknanya untuk keinsafan jua..~TQ~